
PERUMDA TIRTA SEJUK PULIHKAN LAYANAN AIR BERSIH AIH BOBO PASCA BANJIR DAN PUTUSNYA JEMBATAN
Blangkejeren, [15/12/2025] — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi secara terus-menerus di Kabupaten Gayo Lues telah memicu bencana hidrometeorologi berupa banjir di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Aih Bobo. Bencana ini tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur vital yang menopang pelayanan dasar masyarakat, salah satunya sistem penyediaan air bersih.
Salah satu dampak paling signifikan dari bencana banjir tersebut adalah terputus totalnya Jembatan Aih Bobo, yang selama ini berfungsi sebagai jalur utama sekaligus penyangga jaringan pipa distribusi air bersih milik Perumda Air Minum Tirta Sejuk. Jembatan tersebut menjadi tumpuan pipa yang mengalirkan air dari sumber menuju wilayah pelayanan Aih Bobo dan sekitarnya.
Ketika jembatan ambruk akibat tergerus derasnya arus banjir, pipa distribusi yang berada di atasnya kehilangan penopang, sehingga tidak mampu menahan tekanan air dan kuatnya arus sungai. Akibatnya, pipa mengalami kerusakan berat, terlepas dari sambungan, dan sebagian hanyut terbawa arus banjir. Kondisi ini menyebabkan aliran air bersih ke masyarakat Aih Bobo sempat terhenti secara total.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, Perumda Air Minum Tirta Sejuk melalui bagian teknis segera mengambil langkah cepat dan terukur. Tim teknis diturunkan langsung ke lapangan untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap tingkat kerusakan, mengamankan sisa jaringan pipa yang masih tersisa, serta menyusun langkah penanganan sementara agar pelayanan air bersih tetap dapat diberikan kepada masyarakat.
Sebagai solusi darurat, Perumda Air Minum Tirta Sejuk melakukan pemasangan jalur pipa sementara dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, kondisi medan, serta kualitas air. Upaya ini memungkinkan pendistribusian air bersih kembali dilakukan secara terbatas dan darurat, sembari menunggu perbaikan infrastruktur secara permanen.
Kepala Cabang Wilayah Layanan Blangkejeren Perumda Air Minum Tirta Sejuk Ali Akbar menyampaikan bahwa penanganan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik di tengah situasi bencana.
“Kerusakan yang terjadi cukup berat karena pipa hanyut akibat jembatan penyangga terputus total. Namun kami berupaya agar masyarakat tidak terlalu lama mengalami kesulitan air bersih. Distribusi darurat saat ini terus kami optimalkan sambil menyiapkan rencana perbaikan permanen,” ujarnya.
FOTO : ALI AKBAR KEPALA CABANG WILAYAH LAYANAN BLANGKEJEREN
Perumda Air Minum Tirta Sejuk juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan instansi terkait untuk mendukung percepatan pemulihan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan kembali Jembatan Aih Bobo dan penataan ulang jaringan pipa distribusi agar lebih aman dan tangguh terhadap bencana di masa mendatang.
Perumda Air Minum Tirta Sejuk mengajak masyarakat untuk memahami bahwa sistem penyediaan air bersih sangat bergantung pada kondisi infrastruktur pendukung. Selama masa pemulihan, masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak, menjaga kebersihan sumber air, serta aktif melaporkan apabila masih terdapat gangguan pelayanan di lapangan.
Perumda Air Minum Tirta Sejuk berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan sistem air minum dalam menghadapi potensi bencana alam, demi memastikan hak masyarakat atas air bersih tetap terpenuhi.







